TEKNOLOGI TEPAT GUNA : ALAT PENGERING ENERGI BATUBARA

ALAT PENGERING ENERGI BATUBARA
1. PERANCANG
Abdul Rahman (Alumni Jur. T.P. FAPERTA UNAND, Padang)
2. PENGGUNA/FUNGSI
Bahan yang dikeringkan: semua bahan hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Uji coba telah dilakukan terhadap ikan kembung dan teri.
3. SPESIFIKASI
1) Dimensi ---
2) Konstruksi
  • Rangka utama ruang pemanas besi siku dan besi plat. Penyambungan
    dengan las listrik
  • Rangka utama ruang pengering dari kayu, dan triplek. Penyambungan
    dengan paku.
3) Rancangan Fungsional
  • Sumber energi: batu bara untuk memanasi ruang pemanas
  • Tungku : tempat pembakaran batu bara
  • Pemindah panas (kolektor panas): untuk memindahkan panas dari tungku pembakaran ke udara yang dialirkan oleh blower
  • Blower : untuk mengalirkan udara ke tungku pembakaran dan pemindah panas
  • Saluran pengeluaran udara: untuk mengalirkan udara dari ruang pengering.
4) Rancangan Struktural
  • Ruang pembangkit panas :
    • tungku pembakaran yang dilengkapi dengan cerobong asap
    • pemindah panas pembakaran ke udara pengering
    • Blower untuk mengalirkan udara ke ruang pemanas
  • Ruang pengering :
    • Berukuran 1350 mm x 1300 mm x 2010 mm, terdiri dari:
    • Rak-rak bahan yang dikeringkan
    • Saluran udara keluar yang terdapat pada bagian atas ruang pengering
5) Bahan ---
6) Kapasitas 50 - 100 kg ikan
7) Umur Alat 2 (dua) tahun
4. PRINSIP KERJA ALAT
Panas pembakaran batu bara dipindahkan oleh pemindah panas ke udara yang dipompakan blower. Udara panas mengalir ke ruang pengering untuk penguapan air bahan. Setelah itu udara ini mengalir ke saluran pengeluaran udara pada bagian atas ruang pengering.
5. HARGA/ANALISIS BIAYA
Perkiraan harga pada tahun 1994 adalah Rp. 1.600.000,-2)
Biaya pokok operasional adalah Rp. 500,- sampai 1000,- per kg.
6. KONTAK HUBUNGAN
Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat, Jl.Rasuna Said, Padang Baru, Padang, Tel. 0751 40040, Fax. 0751 40040 Jakarta, Maret 2001
Sumber : Teknologi Tepat Guna Untuk Agroindustri Kecil Sumatera Barat, Hasbullah, Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat, Padang, 2000.

0 komentar:

Poskan Komentar